'/>

Rabu, 02 Maret 2011

Kata Bijak : Albert Einstein

Berikut ini kata-kata bijak yang diucapkan semasa hidupnya : 
  1. Hakikatku adalah yang aku pikirkan bukan yang aku rasakan.
  2. Selagi ada cinta tidak perlu ada lagi pertanyaan.
  3. Aku berpikir terus-menerus, berbulan-bulan dan bertahun-tahun, sembilan puluh sembilan kali dan kesimpulannya salah., untuk yang keseratus aku benar.
  4. Kalau mereka ingin menemuiku, aku ada disini, kalau mereka ingin bertemu dengan pakaianku, bukalah lemariku dan tunjukkan pada mereka (ketika istrinya memintanya berganti untuk menemui Duta Besar Jerman).
  5. Kebanyakan orang mengatakan bahwa kecerdasanlah yang melahirkan seorang ilmuwan besar, mereka salah, karakterlah yang melahirkannya.
  6. Tanda kecerdasan sejati bukanlah pengetahuan tapi imajinasi.
  7. Imajinasi lebih berharga daripada ilmu pengetahuan. Logika akan membawa Anda dari A ke B. Imajinasi akan membawa Anda kemana-mana.
  8. Tidak ada eksperimen yang bisa membuktikan aku benar, namun sebaliknya sebuah eksperimen saja bisa membuktikan aku salah.
  9. Orang-orang seperti kita yang percaya pada fisika mengetahui bahwa perbedaan antara masa lalu, masa kini dan masa depan hanyalah sebuah ilusi yang terus-menerus ada.
  10. Dunia ini adalah sebuah tempat yang berbahaya untuk di diami bukan karena orang-orangnya jahat, tapi karena orang-orangnya tak peduli.
  11. Mencari kebenaran lebih bernilai dibandingkan menguasainya.
  12. Hidup itu seperti naik sepeda, agar tetap seimbang kau harus terus bergerak.
  13. Sudah saatnya cita-cita kesuksesan diganti dengan cita-cita pengabdian.
  14. Lebih mudah mengubah plutonium daripada mengubah sifat jahat manusia.
  15. Tidak ada yang lebih merusak martabat pemerintah dan hukum negeri dibanding meloloskan undang-undang yang tidak bisa ditegakkan.
  16. Belajarlah dari masa lalu, hiduplah untuk masa depan, yang terpenting adalah tidak berhenti bertanya.
  17. Generasi-generasi yang akan datang akan kehilangan keyakinan bahwa manusia akan berjalan di muka bumi dengan darah dan daging.
  18. Nilai manusia terletak pada apa yang bisa dia terima.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar