'/>

Kamis, 05 Mei 2011

Kimia dalam Suatu Tulisan

Tulisan terdiri dari kalimat-kalimat yang tersusun dari berbagai kata dengan komposisi tertentu hanya menggunakan 26 huruf dan dibumbui beberapa tanda baca. Persis dengan dunia kimia. Setiap materi yang bermacam-macam jenisnya juga hanya tersusun tidak lebih dari seratusan unsur. Atom dengan sifatnya akan berubah sifat ketika ia bersenyawa dengan atom dari unsur lain. Atom laksana huruf dalam kata yang menyusun kalimat dari sebuah tulisan.
Jika zat kimia dengan seratusan unsur bisa membentuk jagad raya beserta isinya, maka huruf memiliki tenaga yang luar biasa, hanya 26 macam dan tambahan beberapa tanda baca. Dengan kombinasi yang tepat segala ungkapan bisa tersampaikan, mulai sedih, gembira, atau biasa saja semua bisa terwakili olehnya. Inilah ke-analog-kan huruf dengan unsur-unsur kimia.
Dari beberapa unsur kimia terbentukalauah segala kebendaan yang bisa dimanfaatkan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, bahkan memuaskan nafsunya. Dari beberapa huruf pun terbentuklah segala ungkapan rasa yang bisa dimanfaatkan untuk menyampaikan maksud hatinya termasuk imaginasi nafsunya pula. Sepertinya benar terdapat kesejajaran dalam kimia sebuah tulisan.
Persenyawaan berbagai zat bisa menjadi sesuatu yang bermanfaat bahkan bisa jadi sangat berbahaya. Banyak yang digunakan untuk kenyamanan kehidupan manusia. Namun tetap diperlukan kehati-hatian dalam penggunaannya. Tergantung penggunanya siapa dan untuk apa. Demikian pula kata, kata akan menjadi indah penuh makna, bahkan dengan kata pula petaka bisa tercipta. Ini juga tergantung pengunanya, meskipun bahan kata yang digunakan itu-itu saja. Komposisi yang akan membedakan bentukan yang dikombinasi serta pemberian tekanannya.
Jika ada hukum yang menyatakan bahwa zat tidak bisa diciptakan atau dimusnahkan, maka dalam dunia tulis seiring perkembangan peradaban juga akan berlaku kata tidak bisa diciptakan atau dimusnahkan. :D (*rada maksa*). Kata adalah komponen bahasa yang sesungguhnya sudah ada sejak manusia ada dan mengalami perkebangan terus menerus. Apakah bisa dicipta atau dimusnakan, tanya saja kepada ahli bahasa.
Zat kimia bagian terkecilnya tersusun atas atom-atom (pengertian klasik). Yang nampak adalah gejala keberadaannya atau ketika ia bersenyawa membentuk zat yang kasad mata. Bagaimana dengan kata yang tersusun dari huruf. Mirip saja antara keduanya (atom dan huruf). Yang nampak itu hanyalah perlambangannya. Tapi siapapun tak bisa mengelak bahwa keduanya ada.
Dalam menyusun kata menjadi kalimat kemudian terbentukalauah sebuah tulisan itu juga dibutuhkan sebuah kimia tulisan. Dengan berbagai timbang rasa, karsa, dan cita sebuah tulisan terbentuk. Diperlukan pembiasaan yang sedikit memaksa untuk menyusun sebuah tulisan. Sama halnya pembentukan zat baru dalam kimia juga memerlukan kecekatan dalam penanganannya setelah mempelajari sifat-sifat zat yang mungkin terjadi. Pengendalian pembentukan zat sama sama juga dengan pengendalian pembentukan kalimat dari sebuah kata. Terserah yang membentuknya.
Mari perkaya dunia dengan menyusun atom-atom tulisan melalui huruf dan tanda baca. Lihatlah keajaiban zat yang berupa tulisan akan membuatnya terkagum akan kehebatan dirimu.

Wassalam

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar