'/>

Sabtu, 25 Juni 2011

Perguruan Tinggi Siluman

Banyak orang yang terdengar kasak-kusuk mengenai berita adanya perguruan tinggi siluman, atau perguruan tinggi yag mahasiswanya tidak kuliah, namun dalam tempo satu tahun atau bahkan mungkin kurang, mereka mendapatkan ijazah sarjana. Bahkan disinyalir, sinyalnya lemah dan tidak begitu meyakinkan, sebagian dari pemegang ijazah dari PT siluman ini berhasil menjadi pegawai negeri.

Kalau sinyalemen itu benar, tentu sangat mengecewakan bagi para sarjana yang sudah bertahun-tahun kuliah menghabiskan waktu dan biaya yang tidak sedikit, dan kemudian ternyata “kalah” memperebutkan kesempatan untuk menjadi PNS. Bagaimana pelayanan dan kinerja para PNS ini nantinya.

Mungkin masih dapat kita maklumi kalau mereka ini bekerja sebagai pelayan administrative saja. Bagaimana kalau yang terjadi adalah guru yang berjazah siluman ini akan menyampaikan atau mendidik siswa-siswanya? Bagaimana mungkin mereka akan menjadi contoh yang baik kalau perilaku mereka tidak baik? Kejahatan moral banyak terjadi di lingkungan pendidikan justru kaarena guru-gurunya tidak bermoral.

Seperti juga, pada suatu pagi, ada seorang guru yang didatangi siswanya yang menanyaan bagaimana dengan daftar hadir les, karena gurunya terlambat datang hingga 30 menit? Jawabnya spontan sekali yaitu, ya nggak usah ditandatangani saja. Padahal guru yang ditanya oleh siswa itu setiap pagi selalu datang terlambat 30 menit karena “ada kerjaan di rumah”.

Nyaring aku tertawa namun kutahan. Dan coretan ini adalah muntahan tawaku yang tak tertahankan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar